Rabu, 01 April 2015

TUGAS 1 AKUNTANSI INTERNASIONAL

Kasus 2-1
Apakah Klasifikasi Akuntansi Telah Ketinggalam Zaman
 
1. Apakah anda setuju dengan pendapat yang dikemukakan Cairn bahwa klasifikasi akuntansi terlalu sederhana dan kurang relevan dalam dunia saat ini? Apakah usaha – usaha untuk mengklasifikasikan akuntansi tidak bermanfaat dan ketinggalan zaman? Mengapa atau mengapa tidak?
        
Menurut saya sama sekali tidak setuju dengan pendapat yang dikemukakan oleh Cairn, karena justru dalam dunia saat ini ilmu akuntansi sangat dibutuhkan oleh semua aspek penting dalam suatu perusahaan bahkan negara, dizaman seperti ini dimana semakin majunya bidang IPTEK diperlukan pengklasifikasian akuntansi untuk menyajikan suatu informasi yang akan digunakan untuk mengambil keputusan.Tidak hanya orang-orang akuntansi yang menggunakan laporan akuntansi, tetapi seluruh aspek masyarakat yang menggunakan transaksi pertukaran dengan menggunakan uang juga menggunakan laporan akuntansi sebagai acuan untuk mengambil keputusan, dan hal ini tidak hanya berlaku di Indonesia saja tetapi diseluruh dunia.
 

 2. Beberapa pengamat berpendapat bahwa pelaporan keuangan menjadi semakin mirip dengan di    kalangan perusahaan "kelas dunia" - perusahan-perusahaan multinasional terbesar di dunia -dan khususnya yang mencatatkan sahamnya di bursa efek utama seperti London, New York dan Tokyo. Apakah relevansinya pendapat ini terhadap klasifikasi akuntansi dan apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya hal ini?

Menurut pendapat saya pelaporan keuangan harus memiliki metode kaidah dan aturan yang jelas yang berlaku dibelahan dunia manapun, karena itu kalangan manapun harus memiliki metode dan aturan yang sama, karena ilmu akuntansi adalah ilmu yang universal dalam arti dipergunakan oleh semua orang. Akan tetapi pastinya akan terdapat beberapa perbedaan-perbedaan dalam setiap negara karena pengaruh kebiasaan dan budaya dari suatu negara. Faktor penyebab terjadinya kemiripannya mungkin karena adanya suatu standar yang sama-sama diakui oleh setiap negara yaitu IFRS sehingga terjadi kemiripan.

Senin, 29 September 2014

ETIKA PROFESI AKUNTANSI


Kelompok X
Agam Plawira Putra (20211298)
Aldi Mora Daud (20211546)
Andriawan (28211296)
Arianto Hidayat (21211089)
Rezza Hari (26211078)


Penulis: Hans Kartikahadi

Penyunting: Leo Paramadita G.

Penerbit: PT Bhuana Ilmu Populer, 2010

Di sepanjang masa, profesi akuntan publik memang akan selalu menghadapi tantangan. Profesi guru di Indonesia pun menghadapi tantangan yang tidak kalah beratnya dan bahkan dapat dikatakan sebagai profesi yang paling merana. Saya telah menjalankan kedua profesi tersebut dengan penuh kecintaan, dan jika ada yang bertanya: “Apa yang ingin Anda sampaikan tentang perjalanan karier anda sebagai akuntan setelah pensiun?”, maka saya akan menjawab: “Saya tidak pernah menyesal telah memilih jalan karier sebagai akuntan publik dan akuntan pendidik.”

Buku ini merupakan sebuah memoar yang berisi tentang perjalanan hidup dari seorang Hans Kartikahadi dalam meraih semua cita-citanya dan perjalanan kariernya. Memoar ini ditulis atas permintaan dan anjuran dari beberapa sahabat dan kolega untuk berbagi pengalaman dalam mengejar karier sebagai seorang akuntan.

Rabu, 30 April 2014

English task : Making a report (Individual Assignment)

Traffic Jams In Depok 

The Summary :
Traffic jams Depok is bad enough, this is reflected in the increased density of vehicles last few years, traffic congestion is getting worse it very disturbing the continuity of public activities.

The Content :
Depok city which is famous for having lung very good city, comfortable circumstances, and access to the town deserted. But that it's been the opposite of the current state of Depok city, many green areas are converted into high rise buildings and also the density of vehicles on the main roads in the Depok city.  

The situation in the city, especially on the Margonda depok highway is no way again, along the main road Depok city was filled with places of business, ranging from food establishments until major malls. It is also one of the causes of this congestion.

To reduce traffic congestion in the Depok, there are several things to consider, among other things consciousness. ongoing developments that can not be avoided and therefore the level of public awareness must be increased in order to severe congestion is not getting worse.

Minggu, 30 Maret 2014

Tugas Softskill Bahasa Inggris bisnis 2 : explains the cooperation between different companies state


A.    Company Identity

Company Name                      : PT. Meleng Molong Tbk
Form of Company                   : Comanditter
Type of Company                   : Garment Industry
Address Company                  : Jl. Deposito No. 18, South of Jakarta
Telephone Number                : (021) 375209
Fax Number                            : (021) 375683
NPWP                                       :  01.136.545.9-541
SIUP                                         :  No. 42/12-05/PB/IX/1990
SIUI                                          :  No. 134/IZ/A/12/IX/1992
Company Registration           : No. 21345675490
Place of Business License       : No. 33221166775
Sign Permit Interference       : 132/TSB/TYU54/OSB
Brand Certificate                     : 320/TYY/767/III/2003
Bank                                         : Bank Mandiri

B.     Result product

Our garment company is one of the best in Indonesia, the company produces a wide range of semi-finished materials quality
·      Sppining          : 1200 Spindels – 980 bal/month
·      Weaving          : AJL184, ISL116 Conventional – 800.000 meters/month
·      Utility              : Boiler – 15 ton/H
 Generators – 2543 KVA
 Waste water treatment – 89.000 ton/month

C.     Location and Layout Company
PT. Meleng Molong in carrying out a trade and making the cloth to achieve the mission and be appointed , therefore, the company operates there are two places
·         Deposito street 6A (18) South Jakarta as an office, factory or galleries and art shops, With a land area of 1,231 m2 and building area of ​​1,300 m2 (2nd)

We have a company named PT. Molong Tbk completes the berlokasikan on the outskirts of the capital Jakarta . in the operations of this company we are working with foreign companies located in Singapore, called PT. Apaajabole Tbk to benefit and promote the business
We run this company for 5 years and produce the garment material will then be sent to PT. Apaajabole Tbk then reduced finished goods such as adult clothing, children's clothing and so on. Our work together has been more than 3 years, our business relationship very well, every year we get a huge advantage since teamed up with the Singapore-based company.

Early start as we get clients who demand rapid influx of free trade in our country. Free trade is a lot of innovative companies in producing material into clothing. From the start everyday wear to formal wear. Company made several modifications to the material be a good outfit to create consumer interest to buy it

Our garment company domiciled in Indonesia do forms of cooperation with foreign companies, which aims to get the most profit and promote the best quality materials that we've got to give the appeal of the company to cooperate. not easy to cooperate with foreign companies because a lot of competitors

First, entrepreneurship is usually difficult for the early start. People become difficult to start a business as a way of thinking. There is nothing positive thinking and negative thinking. The characteristics of the negative thinking is not attractive, not salable, poor quality, while failure and loss characteristics of the positive thinking is exciting products, special quality, the buyer is satisfied, successful and profitable. This way of thinking will decide to start a business and to keep adding to persevere

In entrepreneurship there are several aspects that determine the success or failure of a business carried on. Among aspects of the capital, the management and marketing. Capital can be from a variety of ways such as by capital that we have personally or by borrowing. Therefore, it is needed a partnership or a good social relationships in entrepreneurship. Because sometimes in entrepreneurship we can not start itself either because of lack of money, resources, and creativity. Therefore, a partnership is needed and is one of the important aspects in entrepreneurship. As for the management or management and marketing would be better if we master it even further as an entrepreneur, as an aspect of management and marketing aspects play an important role.

*company name, address, as well as all information presented above is purely fictional, there are similarities when information was not intentional

Rabu, 27 November 2013

Tugas bahasa indo 2 (3) : Tugas Personal

1.      Jelaskan dan berikan contoh untuk masing-masing jenis aturan yang digunakan dalam penulisan ilmiah, contohnya ; Sistem Harvard, Sistem Harvard Modified, Sistem Vancoufer, Sistem Abjad dan Sistem Nomor Urut

A.    Sistem Harvard
Sistem penulisan referensi Harvard membahas format untuk penulisan dan pengorganisasian kutipan dari materi sumber. Sistem ini juga dikenal dengan sebutan author-date system —sistem penulis-tanggal— (Curtin University, 2007: 1), dan parenthetical referencing —penulisan referensi dalam kurung—(Perelman, Barrett & Paradis, 2000).
Dalam sistem penulisan referensi Harvard, kutipan singkat terhadap sumber ditulis dalam kurung di dalam teks dari suatu artikel, dan kutipan lengkapnya dikumpulkan dalam urutan abjad di bawah judul "Referensi", "Daftar Rujukan", atau "Daftar Acuan" di bagian akhir. Kutipan di dalam teks ditempatkan di dalam kurung setelah kalimat atau bagiannya, diikuti tahun penerbitan, seperti (Smith 2005), dan nomor halaman bila diperlukan (Smith 2005, h. 1) atau (Smith 2005:1). Kemudian dalam bagian Referensi, kutipan lengkap diberikan:
Smith, John. (2005). Playing nicely together. St. Petersburg, FL (USA): Wikimedia Foundation.
Contoh : 
·         Smith, J. (2005a). Harvard Referencing. London: Jolly Good Publishing.

B.     Sistem Harvard Modified
Sistem Harvad (H) dan Harvard Modified (Hm) mempunyai sedikit perbedaan, apabila dalam metode H dibubuhkan () untuk setiap penulisan tahun, di dalam metode Hm ini tanda () tidak  dipakai melainkan tanda titik yang dibubuhkan setelah penulisan tahun.
Contoh :
·         Kaufman-Bühler, W., A. Peters & K. Peters. 1981. Mathematicians love books. Dalam: Steen, L.A. (ed.). 1981. Mathematics tomorrow. Springer-Verlag, New York: 121–126.

C.     Sistem Vancouver (author-number style)
Sistem Vancouver menggunakan cara penomoran (pemberikan angka) yang berurutan untuk menunjukkan rujukan pustaka (sitasi). Dalam daftar pustaka, pemunculan sumber rujukan dilakukan secara berurut menggunakan nomor sesuai kemunculannya sebagai sitasi dalam naskah tulisan, sehingga memudahkan pembaca untuk menemukannya dibandingkan dengan cara pengurutan secara alfabetis menggunakan nama penulis seperti dalam sistem Harvard. Sistem ini beserta variasinya banyak digunakan dibidang kedokteran dan kesehatan.



Contoh :
·         Morse SS. Factors in the emergence of infectious disease. Emerg Infect Dis [serial online] 1995 Jan-Mar; 1(1):[24 screens]. Available from: URL: http://www/cdc/gov/ncidoc/EID/eid.htm. Accessed December 25, 1999.
·         Salim S. Pengaruh humiditas dan waktu penyimpanan serta cara curing terhadap sifat fisik, kimia dan mekanik akrilik basis gigi tiruan. Disertasi. Surabaya: Pascasarjana Universitas Airlangga; 1995. h. 8-21.

D.    Sistem Abjad
Nomor urut mengawali tiap daftar pustaka yang disusun berdasarkan abjad Sistem H, Hm, atau V.  Contoh yang diberikan adalah Sistem A dengan penulisan aran Sistem Hm.
Contoh :
·         Soemardi, T.P., Budiarso, D.A. Sumarsono, M. Fauzan, H. Djatmiko & R. Huwae. 1997. Light and low cost crossflow microhydro water turbine using composite  materials. Makara *2B: 42–50. [Keterangan: (*) 2 = nomor seri; B = seri majalah.]

E.      Sistem nomor Urut
Sistem nomor disusun menurut nomor urut pemunculannya dalam tubuh tulisan urutan unsur untuk menulis daftar pustaka pada dasarnya sama dengan sistem nama-tahun, hanya saja urutan penulisannya yang berbeda hanya pustaka yang diacu di dalam tubuh tulisan saja yang dapat dimuat dalam daftar pustaka sumber acuan yang ada dalam daftar pustaka juga harus ada di dalam tubuh tulisan kepustakaan harus dinyatakan dengan lengkap informasi tentang kepustakaan sebaiknya dicocokkan kembali dengan pustaka aslinya



2.      Temukan dan deskripsikan ketentuan penulisan artikel ilmiah dalam publikasi jurnal ilmiah
Jawab :
a)      Judul
b)      Abstrak (abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, maksimum 250 kata).
c)      Pendahuluan : pendahuluan memuat latar belakang penelitian secararingkas dan padat, dan tujuan. Dukungan  teori  tidak  perlu  dimasukkan  pada  bagian  ini,  tetapi  penelitian  sejenis yang sudah dilakukan dapat dinyatakan.
d)     Metode Penelitian : etode penelitian merupakan prosedur dan teknik penelitian. Antara satu penelitian dengan  penelitian  yang  lain,  prosedur  dan  tekniknya akan  berbeda.  Kalau  tidak berbeda,  berarti  penelitian  itu  hanya  mengulang  penelitian  yang  sudah  ada sebelumnya.   Tapi  bukan  berarti  harus  berbeda  semuanya.  Untuk  penelitian  sosial misalnya, populasi penelitian mungkin saja sama, tapi teknik samplingnya berbeda, teknik  pengumpulan  datanya  berbeda,  analisis  datanya  berbeda,  dan  lain.lain.Mohon diuraikan dengan jelas, bukan hanya mengopi dari penelitian lain. Kalau mau disertakan  penelitian  yang  dilakukan  termasuk  ke  dalam  kategori  penelitian  yang mana, mohon diperhatikan dengan baik, jangan asal mengopi. Bagian ini bisa dibagi menjadi beberapa sub bab, tetapi tidak perlu mencantumkan penomorannya.
e)      Pembahasan : bagian  ini  memuat  data  (dalam  bentuk  ringkas),  analisis  data  dan  interpretasi terhadap hasil. Pembahasan dilakukan dengan mengkaitkan studi empiris atau teori untuk interpretasi. Jika dilihat dari proporsi tulisan, bagian ini harusnya mengambil proporsi  terbanyak,  bisa  mencapai  50%  atau  lebih.  Bagian  ini  bisa  dibagi  menjadi beberapa sub bab, tetapi tidak perlu mencantumkan penomorannya.
f)       Penutup : bagian ini memuat kesimpulan dan saran. Kesimpulandan saran dapat dibuat dalam sub  bagian  yang  terpisah.   Kesimpulan  menjawab  tujuan,  bukan  mengulang  teori, berarti  menyatakan  hasil  penelitian  secara  ringkas  (tapi  bukan  ringkasan pembahasan).   Saran  merupakan  penelitian  lanjutan  yang  dirasa  masih  diperlukan untuk  penyempurnaan  hasil  penelitian  supaya  berdaya guna.   Penelitian  tentunya tidak selalu berdaya guna bagi masyarakat dalam satu kali penelitian, tapi merupakan rangkaian penelitian yang berkelanjutan.
g)      Daftar Pustaka : bagian  ini  hanya  memuat  referensi  yang  benar-benar  dirujuk;  dengan  demikian, referensi  yang  dimasukkan  pada  bagian  ini  akan  ditemukan  tertulis  pada  bagianbagian sebelumnya. Sistematika penulisannya adalah:
·         Menurut abjad
·         Tidak  perlu  dikelompokkan  berdasarkan  buku,  jurnal, koran,  ataupun berdasarkan tipe publikasi lainnya.
·         Sistematika penulisan untuk buku: nama penulis (kata terakhir lebih dahulu, lalu nama pertama dan seterusnya). Tahun publikasi.  Judul buku. Penerbit, kota.
·         Sistematika penulisan untuk jurnal: nama penulis (kata terakhir lebih dahulu, lalu nama pertama dan seterusnya). Tahun publikasi. “Judul tulisan.”  nama jurnal. Volume, nomor. Penerbit, kota. 
·         Sistematika  penulisan  untuk  skripsi/tesis/disertasi:  nama  penulis  (kata terakhir lebih dahulu, lalu nama pertama dan seterusnya). Tahun lulus.  Judul skripsi/tesis/disertasi. Penerbit, kota.
·         Sistematika penulisan untuk artikel dari internet:  nama penulis (kata terakhir lebih dahulu, lalu nama pertama dan seterusnya). Tanggal, bulan, dan tahun download.  Judul tulisan. Alamat situs.
·         Sistematika penulian untuk artikel dalam koran/majalah: nama penulis (kata terakhir lebih dahulu, lalu nama pertama dan seterusnya). Tanggal, bulan dan tahun publikasi. “Judul tulisan.”  Nama koran.  Penerbit, kota.






3.      Jelaskan, jika sumber informasi berupa buku atau majalah, data apa saja yang harus dicantumkan sesuai dengan cara yang berlaku
Jawab :
Data yang perlu di cantumkan jika sumber informasi dari buku: nama pengarang, tahun buku itu dikarang, judul karangan, kota terbit dan penerbit karangan tersebut.
Data yang perlu di cantumkan jika sumber informasi dari majalah: Nama penulis ditulis terlebih dahulu dilanjutkan dengan tanggal, bulan, dan tahun (jika ada). Nama majalah atau Koran dicetak miring diikuti dengan nomor halaman.


Referensi :